Upaya Peningkatan Karakter Mandiri dan Rasa Ingin Tahu dengan Physics Mobile Learning dan Pembelajaran Kepo
DOI:
https://doi.org/10.26811/nispatti.v9i1.187Keywords:
Mandiri, Rasa ingin tahu, Kepo, Mobile learningAbstract
Karakter mandiri dan rasa ingin tahu siswa di SMK Bhakti Nusantara kurang, ditunjukkan dengan siswa senang diberi materi, terdapat siswa yang mencontoh tugas teman dan sedikitnya siswa yang bertanya. Sehingga, dibutuhkan inovasi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu menggunakan physics mobile learning (PML) dan pembelajaran kepo. Hasil implementasi pada karakter mandiri dan rasa ingin tahu meningkat. Rata-rata persentase mandiri siswa sebesar 81% yang termasuk kategori tinggi. Sedangkan rata-rata persentase karakter rasa ingin tahu sebesar 94%. Ketercapaian hasil implementasi menunjukkan peningkatan jika dibandingkan kondisi awal. PML dapat digunakan pada perangkat handphone yang mudah dibawa kemana-mana, sehingga siswa hanya perlu membuka handphone dan mengamati, mengikuti dan memahami konten dimanapun dan kapanpun. Pembelajaran kepo dengan PML dapat menarik antusias siswa untuk mengungkapkan pertanyaan-pertanyaan yang terkait materi karena siswa diberikan stimulus dalam bentuk video. Respon siswa terhadap penggunaan PML dan pembelajaran kepo menunjukkan hasil sangat baik.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Fendy Novafianto, Fauza Andriyadi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










